Oleh: ewon | November 4, 2007

(AL QUR’AN)

Agama Islam dan hukum Islam bersumber kepada Al Qur’an , Hadits dan ijtihad. Dalam bab ini akan dibahas Al Qur’an dan kitab samawi lainnya, sejarah pembukuan, fungsi , kandungan dan keunggulan Al Qur’an.

Pengertian

Al Qur’an menurut bahasa berarti bacaan (sesuatu yang dibaca).Sedangkan menurut istilah Al Qur’an adalah Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan malaikat Jibril, tertulis dalam mushaf dan disampaikan kepada manusia secara mutawatir, bernilai ibadah membacanya, diawali dengan surat Al Fatihah dan ditutup dengan surat An Nas.

Dari rumusan tersebut dapat dipahami bahwa :

1. Al Qur’an merupakan Kalamullah atau firman Allah bukan ucapan Nabi Muhammad Saw.

2. Al Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, rasul yang terakhir dan penutup segala nabi.

3. Al Qur’an diturunkan melalui malaikat Jibril selama 22 tahun 2 bulan 22

hari.

4. Al Qur’an diturunkan dalam satu mushaf yang berisi 6666 ayat 30 juz dan

114 surat.

5. Al Qur’an sampai kepada umat secara mutawatir, terus menerus dan

terjaga keasliannya sepanjang masa.

6. Al Qur’an bernilai ibadah bagi para pembaca dan pendengarnya.

7. Al Qur’an diawali dengan surat Al Fatihah dan diakhiri dengan surat AnNas.

2. Hikmah Turunnya Al Qur’an Secara Berangsur-angsur

Adapun hikmah diturunkan Al Qur’an secara berangsur-angsur ini di

antaranya:

1. Untuk menguatkan dan meneguhkan hati Rasulullah saw hingga ia sadar dan dapat menghafalnya. Ini lantaran Nabi SAW itu tidak bisa baca tulis (umy), sedangkan para rasul terdahulu pandai menulis dan membaca yang memungkinkan mereka dapat menghafal Kitab yang diturunkan kepada mereka sekaligus.2.Bahwasanya kebijakan Allah  mengehndaki pada Al Qur’an itu adanya ayat yang nasikh dan mansukh. Hal ini tidak dapat dilakukan sekiranya AlQur’an itu diturunkan sekaligus.

3.Kibijakan Allah menghendaki bahwa di antara ayat Al Qur’an itu ada yang berfungsi sebagai jawaban suatu pertanyaan dan sebagai penjelasan tentang hukum suatu peristiwa. Agar lebih membangkitkan hati untuk menerima dan bersemangat melaksanakannya. Hal itu bisa terjadi bila Al Qur’an diturunkan secara beragsur-angsur.

4. Menceraiberaikan penurunannya merupakan rahmat bagi manusia, lantaran mereka sebelum Islam, hidup serba boleh. Seandainya Al Qur’an diturunkan kepada mereka sekaligus, niscaya pembebenan itu akan dirasakan berat, sehingga hati mereka malah menolak perintah dan larangan. Contoh turunnya ayat yang berkenaan dengan khamar.

3. Sejarah Pembukuan Al Qur’an

Al Qur’an diturunkan dalam jangka waktu 23 tahun, tepatnya 22 tahun 2bulan 22 hari, 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah. Ayat-ayat yang diturunkan di Mekkah, sebelum hijrah dinamakan ayat Makkiyah dan yang diturunkan di Madinah dinamakan ayat-ayat Madaniyah. Ayat Makkiyah pada umumnya pendek-pendek dan ayat-ayat madaniyah panjang-panjang. Ayat yang diturunkan di Mekkah ada sebanyak 4.780 ayat, sedangkan ayat yang diturunkan di Madinah ada sebanyak 1.457 ayat. Al Qur’an telah ditulis sejak Nabi masih hidup. Setiap wahyu yang diturunkan kepadanya, beliau langsung

memerintahkan para sahabat penulis wahyu untuk menuliskannya dengan hatihati. Selain ditulis wahyu yang turun itupun segera dihafal oleh kebanyakan para sahabat. Sehingga Al Qur’an lebih banyak dihafal dari pada ditulis, sebab budaya tulisan, khususnya yang berkaitan dengan sarananya, waktu itu masih sangat terbatas. Mereka menuliskan Al Qur’an pada kepingan-kepingan tulang, pelepah-pelepah korma dan batu-batu. Pada masa pemerintahan khalifah pertama “ Abu Bakar Shiddiq” AlQur’an telah dapat dikumpulkan dalam satu mushaf tersendiri. Atas inisiatif Umar bin Khattab, Abu Bakar menugaskan Zaid bin Tsabit untuk mengumpulkan dan menyusun Al Qur’an yang tertulis pada kepingan tulang, kulit dan lain-lain dengan dibantu oleh beberapa orang penghafal Al Qur’an,

antara lain : Ubay bin Ka’ab, Ali bin Abi Thalib, dan Utsman bin Affan.Dengan usaha ini terkumpullah Al Qur’an yang pertama sekali tersusun dalam satu shuhuf yang utuh.Selanjutnya, pada masa khalifah Utsman bin Affan terjadi penyalinan kembali dan penggandaan. Beliau memerintahkan beberapa orang penghafal yang diketuai oleh Zaid bin Tsabit untuk membuat salinan Al Qur’an sebanyak empat eksemplar, dengan tetap berpegang teguh kepada penyusunan yang telah dilakukan pada masa Abu Bakar Shiddiq. Setelah penyalinan dan penyusunan itu benar-benar sempurna, maka Utsman memerintahkan agar ke empat mushaf salinan tersebut dibagikan, masing-masing ke Mekkah, Kuffah, Basrah dan Syam (Siria). Sedangkan yang asli tetap dipegang oleh Utsman bin Affan sendiri. Untuk menjaga terjadi perbedaan dan menyebarnya mushaf yang salah,Utsman menginstruksikan agar semua mushaf yang ada di masyarakat disita dan dibakar. Mushaf Utsman yang asli itu masih ada tersimpan dan terjaga baik sampai sekarang.

4. Fungsi Al Quran

Al Quran sebagai kitab suci berfungsi sebagai berikut :

1. Sebagai pedoman hidup

2. Sebagai pembeda antara yang haq (benar) dan yang bathil (salah), yang halal dan yang haram.

3. Sebagai pembawa kabar baik dan buruk

4. Sebagai obat (penyembuhan ) penyakit bathin.

5. Pokok-pokok Kandungan Al Qur’an

Sebagian ahli tafsir perpandangan bahwa pokok-pokok kandungan AlQur’an terdiri dari :

1. Prinsip-prinsip keimanan, yakni doktrin kepercayaan untuk meluruskan dan menyempurnakan keyakinan dan kepercayaan seperti keimanan kepada Allah, Malaikat, Kitab, Rasul, Hari Kiamat dan lain-lain.

2. Prinsip-prinsip syari’ah, yakni mengenai ketentuan-ketentuan yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya (ibadah khusus), seperti:shalat, puasa, hajji dan lain-lain, dan tentang ketentuan-ketentuan yang mengatur hubungan manusia dengan sesama manusia , manusia dengan makhluk hidup lainnya, dan manusia dengan alam.

3. Janji dan ancaman, seperti tentang janji kepada orang-orang yang berbuat baik dan ancaman kepada orang-orang yang berbuat jahat atau dosa.

4. Sejarah atau kisah-kisah masa lalu, seperti tentang para nabi dan Rasul terdahulu, orang-orang shaleh, orang-orang durhaka, masyarakat dan bangsa-bangsa terdahulu.

5. Ilmu pengetahuan, yakni informasi-informasi tentang ilmu ketuhanan agama, manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, langit, bumi, matahari, planet-planet dan lain-lain.

6. Keunggulan Al Qur’an

Sebagai kitab suci, Al Qur’an mempunyai kelebihan-kelebihan dibanding dengan buku-buku, tulisan-tulisan, bahkan dengan kitab-kitab suci lainnya.

Kelebihan-kelebihan itu antara lain, adalah :

1. Baik dari segi isi maupun bahasa, Al Qur’an mempunyai kehebatan luar biasa yang tidak bisa ditandingi oleh siapa pun di dunia ini, keserasian dan keindahan bahasanya, keseimbangan kata-kata dan kalimatnya, dan keselarasan kata dan maknanya bukan saja memberikan irama tertentu,tetapi juga menimbulkan keindahan dan kedalaman makna yang berdimensi banyak. Kecuali keindahan dan makna yang bisa digali dari kata atau susunannya, pemilihan, penempatan dan pengulangan kata atau ungkapan seringkali mengandung makna yang sangat dalam dan berarti. Bila kita perhatikan kata yaum (hari) umpamanya, kita akan menemukannya diulang sebanyak 365 kali ( satu tahun) dalam bentuk tunggal (yaum), dan 30 kali(satu bulan) dalam bentuk jamak, dan kata-kata yang berarti bulan sebanyak 12 kali.

2. Al Qur’an kadang-kadang berbicara tentang peristiwa-peristiwa yang belum terjadi dan terbukti waktu turunnya ayat yang bersangkutan, dan kemudian kenyataan atau fenomena alam membuktikan kebenarannya, seperti kemenangan Romawi setelah kekalahannya. Selain itu, Al Qur’an kadang-kadang memberitahukan kejadian masa lalu yang menafsirkan kongkritnya baru ditemukan secara menakjubkan jauh setelah ayat itu diturunkan. Seperti ditemukannya mumi Fir’aun pada abad 19 yang hidup di zaman Nabi Musa. Menurut penyelidikan, Fir’aun tersebut adalah

Fir’aun yang tenggelam di laut pada waktu mengejar Nabi Musa. Hal ini sangat mengejutkan dan juga mengagumkan, di mana Al Qur’an menyatakan bahwa Allah menyelamatkan tubuh Fir’aun agar menjadi tanda bukti bagi manusia setelahnya (Q.S Yunus (10) ayat 92.

3. Al Qur’an banyak berbicara tentang alam dan fenomenanya.

4. Bahasa yang digunakan Al Qur’an, yaitu bahasa Arab, sampai hari ini tetap berjaya, bahkan semakin hari semakin luas pengaruhnya.

5. Al Qur’an diturunkan untuk semua umat dan bahkan diluar manusia (jin).Keberlakuan Al Qur’an tidak dibatasi oleh teritorial dan kurun waktu tertentu, artinya berlaku sepanjang zaman.

6. Naskah asli Al Qur’an sejak pertama diturunkan sampai sekarang masih tetap terpelihara, tidak mengalami perubahan walaupun hanya sehuruf.

7. Kandungan Al Qur’an mencakup pokok yang dimuat dalam Kitab suci sebelumnya, khususnya Taurat, Injil dan Zabur

8. Di dalam Al Qur’an tidak dijumpai sesuatu yang bertentangan dengan akal,atau tidak sesuai dengan kenyataan alamiah atau menyesatkan.

B. Kitab-kitab Samawi .

Kitab samawi artinya kitab yang berasal dari Allah SWT. Yang termasuk kitab-kitab samawi tersebut adalah :

1. Al Qur’an , diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.

2. Zabur, diturunkan kepada Nabi Daud As

3. Taurat, diturunkan kepada Nabi Musa As

4. Injil, diturunkan kepada Nabi Isa As

III. Penutup

A. Kesimpulan

Al Qur’an adalah wahyu Allah bukanlah perkataan Nabi Muhammad saw,karenanya tidak diragukan lagi kebenarannya. Dari Al Qur’anlah ajaran Islam itu berasal. Kemudian Al Qur’an berfungsi sebagai pedoman/ petunjuk, pembeda antara yang haq (benar) dan bathil (salah), halal dan haram, obat (penyembuhan) dan pemberi kabar baik dan buruk bagi manusia.

Al Qur’an sebagai kitab suci umat Islam mempunyai keunggulan-keunggulan dari kitab-kitab atau bacaan lain dan tidak bisa ditandingi oleh karya-karya manusia.

wallohu a’lamu        images96.jpg     caab4pmn.jpg 

sumber:

Daftar Kepustakaan

Ali, Muhammad Daud, 2002, Pendidikan Agama, Jakarta : Raja Grafindo Persada.

As-Sayis, Syekh Muhammad Ali, 1996, Sejarah Pembentukan dan Perkembangan Hukum Islam, Jakarta : Akademika Pressindo.

 modah-modahan bermanfaat


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: