Oleh: ewon | Agustus 9, 2007

mencintai allah

<>.Mencintai Allah Swt. bisa di pelajari lewat tanda-tanda-Nya yang tersebar di seluruh  alam semesta{pilmasriki ilamaghribi}. Pada saat yang sama, pemahaman dan kecintaan kepada Allah ini kita manifestasikan ke bentuk yang lebih nyata dengan amal saleh dan akhlakul karimah yang berorientasi dalam segenap aspek kehidupan. 

 <>.Mencintai Allah bukan sebatas ibadah vertikal saja (mahdhah), tapi lebih dari itu ia meliputi segala hal termasuk muamalah. Keseimbangan antara hablun minallah dan hablun minannas ini pernah di tekankan oleh Nabi Saw. dalam sebuah hadits qudsi: “Aku tidak menjadikan Ibrahim sebagai kekasih (khalil), melainkan karena ia memberi makan fakir miskin dan shalat ketika orang-orang terlelap tidur”. Jadi cinta kepada Allah pun bisa diterjemahkan ke dalam cinta kemanusiaan yang lebih konkrit, misalnya bersikap dermawan dan memberi makan fakir miskin. Sikap dermawan inilah yang dalam sejarah telah di contohkan oleh Abu bakar, Abdurahman bin Auf, dan sebagainya. Bahkan karena cintanya yang besar kepada Allah mereka memberikan sebagian besar hartanya dan hanya menyisakan sedikit saja untuk dirinya.  

 <>. Dalam hal ini Rasulullah Saw. pernah bersabda ketika ditanya sahabatnya tentang kekasih Allah (waliyullah). Jawab beliau: “Mereka adalah kaum yang saling mencintai karena Allah, dengan ruh Allah, bukan atas dasar pertalian kerluarga antara sesama mereka dan tidak pula karena harta yang mereka saling beri.” Menurut Nurcholish Madjid, yang di tekankan dalam sabda Nabi tersebut adalah perasaan cinta kasih antar sesama atas dasar ketulusan, semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.

<>. Alqur’an mengatakan “katakanlah ‘jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.”Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.”( Q.S Ali ‘Imron[3]:31)

Bagaimana Cara Memperoleh Cinta Allah

1. Memuji Nabi Muhammad SAW
<>.Allah Berfirman, Katakanlah “jika kamu ( benar-benar ) mencintai Allah,ikutilah aku,niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.Allah maha pengampun lagi maha penyayang “.katakanlah ,”Taatilah Allah dan rasul-NYA;jika kamu berpaling sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir.”( QS. Ali’Imron [3]:31-32)

Maksud dari ayat tersebut jelas sekali bahwasanya kalau kita mau mendapatkan cinta dari Allah swt maka kita harus mencintai rasulullah saw.

Mengingat atau memuji–muji Rasulullah saw akan menambah keimanan,menerangi hati,Allah Swt. Telah menetapkan cinta kepada rasulullah Saw.sebagai syarat untuk mencintai-Nya dan taat kepadanya sebagai ukuran sikap patuh kepada-Nya.Mengingat Rasulullah Saw juga berhubungan dengan mengingat Allah Swt.

2. Mengagungkan Asma Allah Swt
Allah Swt. Mahamulia dengan keagungan-Nya,Maha menyaksikan apa pun yang dilakukan oleh hamba-hamba-Nya. Dengan segala keutamaan dan keindahan-Nya, Dia senantiasa memuji.Keindahan ciptaan-Nya menjadi bukti keberadaan-Nya dan keajaiban makhluk ciptaan-Nya menjadi bukti sifat-sifat-Nya.

<>.Hamba yang selalu taat kepada-Nya akan menjadi mulia;yang berserah diri kepada-Nya akan tercukupi semua kebutuhannya,yang memutuskan diri dari-Nya akan ditinggalkan-Nya,yang kembali kepada-Nya akan disayangi-Nya dan semakin dekat dengan-Nya,yang memohon kepada-Nya akan dimuliakan dan dikabulkan permohonannya.

Artinya kita selalu berdzikir kepada-Nya,dan mentaati perintah-perintah-Nya,AllahSwt.Berfirman“Haiorang-orang beriman,berzikirlah ( dengan menyebut asma ) Allah sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.(QS Al-Ahzab[33]:41-42)

3. Berserah Diri Kepada Allah Swt
Jika orang menyempurnakan imannya dan bertawakal,serta berserah diri kepada Allah Swt,sumber kekuatan tanpa batas dia tidak akan pernah merasa takut. Allah Swt berfirman, “ Ingatlah,sesungguhnya wali-wali allah itu,tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula ) meraka bersedih hati.”( Q.S. Yunus[10]:62)

“ Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah Swt. Ingatlah,hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram’(Q.S. ar Ra’ad[13]:2

Arinya kita tidak usah takut terhaadap sesuatu,karena Allah akan selalu melindungi umatnya,berserah diri ah kepada-Nya karena Allah akan membantunya.

<>.Karena kegundahan dan kekhawatiran selama ini senantiasa menjadi salah satu bencana manusia yang terbesar.Dan demikianlah kenyataannya,keduanya meminta korban yang mencengangkan dalam kehidupanmanusia,secara individual maupun kolektif.

<>.Sejarah manusia penuh dengan kejadian yang memilukan dimana manusia telah melakukan segalanya untuk mendapatkan ketenangan hati dan telah menjelajahi setiap tempat untuk mendapatkannya.

<>.Akantetapi, Al Qur’an pada satu ayat yang penuh makna,menunjukkan jalan terdekat yang paling memuaskan menuju ketenteraman hati dengan meyatakan:”Ingatlah,hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tentram.”


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: