Oleh: ewon | November 25, 2006

Perjalanan Hidup

 <.Kehidupan adalah fenomena atau perwujudan adanya hidup, yang didukung tidak saja oleh makhluk hidup (biotik), tetapi juga benda mati (abiotik), dan berlangsung dalam dinamikanya seluruh komponen kehidupan itu. Ada perpaduan erat antara yang hidup dengan yang mati dalam kehidupan. Mati adalah bagian dari daur kehidupan yang memungkinkan terciptanya kehidupan itu secara berlanjut.

< Hidup adalah perjuangan Dan merupakan suatu perjalanan yang amat singkat,manakala semua yang hidup akan mengalami kematian.

< Dengan cara mencari rijki{dunya} dan sesuap nasi itu merupakan perjuangan **[wa”bud robbaka hatta ya”tiyakal yakin]

< Dengan perjalanan yang singkat kita harus mempergunakan waktu dengan cara beribadah dalam ayat nya  alooh  berfirman[wamma kholaqtul jina wal insa illa liya’budun]

Ketahuilah :ibadah itu bukan dalam bentuk lahirnya saja banyak perkara dunya yang menjadi amaliah dunya dan akhirat di karenaka dengan niat nyah [ inamal a’malu biniyat] dan ada pula ,kadang bagi kita tidak ada nilai nyah tetapi di sisi alloh sangat berharga,kita  makan ,minum ,tidur ,dan cari napkah,tetapi di niatkan dengan ibadah itulah arti nya  wama kholaktul jinna wal insa ila liyabudun dan engkow dapat istiqomah sholat puasa dzikir dengan bantuan makan dan minum{perjuangan}sebab jika engkow sholat ,puasa tetapi tidak  makan dan minum pasti kita akan binasa{mati}nah itu arti[waabud robaka hatta ya’tiyal yakin]

< Dalam ayat lain :walla tansa nasibaka minad dunya , dan  layukal lipulohu napsan illa wus’aha  Dengan jelas alloh tidak hanya menyuruh kita untuk  sholat dan berpuasa ,alloh juga  menyuruh kita  tuk mencari harta dunia ,justru alloh tidak memberat kan kepada manusia dengan beban yang tak sangup tuk di pikul nyah walow pun itu merupakan ibadah

< Sesunguh nya alloh tidak berbuat dholim terhadap manusia sedikit pun,akan tetapi manusia itulah yang berbuat dholim terhadap diri sendiri qs {yunus: 44}

< alloh menciptakan manusia dengan ukuran dan aturan nyah dan jangan lah engkow mempertahan kan kebodohan mu,hanya karena pemahaman mu yang salah dan ingat lah pesan nyah[ Alladzina yastami”unal qoula fayattabiunalhasanah} orang yang mendengarkan pendapat kemudian mengikuti pendapat yang paling bagus mereka lah yang di beri petunjuk  oleh alloh swt .Dan merka lah yang beruntung

“Kitab (Al-Qur`an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.” (al-Baqarah [2]: 2)

< Dan diantara manusia ada yang membantah ,tanpa ilmu pengetahuan,tanpa petunjukdengan memalingkan lambungnyah{sombong diri} .Ia akan mendapatkan hina,an di dunia dan di akhirat{harikiamat} sabda rosul : mudillun qaomum ba’idhada kanu alaihi ila aoutullzadila .tiap orang yang telah mendapat petunjuk kemudian menjadi sesat karena suka membantah hanya untuk kemenangan ,bukan kebenaran .

Sesungguhnya, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal. Al-Qur`an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (Yusuf [12]: 111)

“… Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur`an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (an-Nahl [16]: 89)

Sebaliknya, hanya mereka yang berimanlah yang hidup sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur`an. Karena itu, Al-Qur`an membimbing mereka dalam cahaya tuntunannya.

 Allah menciptakan kehidupan dan menyampaikan-melalui Al-Qur`an-jalan keluar paling tepat serta semua bentuk informasi yang dibutuhkan untuk menjalani hidup dalam kebaikan kepada semua mahluk. Karena itu, bila menghadapi kesulitan, sungguh penting bagi mereka yang beriman untuk merujuk pada ayat-ayatnya dan penerapan atas tinjauannya. Tak soal apa latar belakang  yang dimiliki seseorang, pengetahuannya tetap saja terbatas, sebab hanya Allah satu-satunya yang melebihi semua makhluk. Manusia dapat meraih ilmu pengetahuan hanya dengan perkenan dan kehendak Sang Maha Pencipta.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: