Sakit pada penglihatan, mengelilingi bumi pertiwi
Airmata mengeringkan, segala bahagia yang dulu mengembang
Rasa menyesakkan,lapar, dahaga dan prahara
Nafsu menggelorakan sesak pada pikir sejati
Airmata menutup mata, menghadap sang pencipta
Hidup melawan bencana, namun tak pernah menyudahi
Sakit yang menyayat hati, duka tak kunjung berhenti
Sakit airmata yang diderita menghambar tanya
Pergilah dari dunia yang membedakan rasa
Mengusap airmata, menyelipkan duka nestapa
Rumpun yang menimbun semua gelora di dada
menyesakan sedahsyat gelombang samudra dosa
Airmata sakiti hati dan jiwa yang merana
Airmata bohongi hati dan jiwa yang nestapa
Airmata menangisi diri, mengimbas diudara
Mematikan semua rasa, menghancurkan semua asa