kalam kalbuku

     

Kemana lagi kan ber ujung

sepanjang hari  ku merenung yg terbayang hanya lah  relung

bergelimang  cahaya  bintang  tulisan  arti ku dalami

pusaka alam  kuhayati ulasan pakar ku pahami

Cinta  hasanah  pilosopi namun jawab nya  tetap menggantung

akhirnya  hanya  membuat bingung  menyingkap alam  dengan logika

batas jangkowan tingi nya ilmu, menyingkap  alam dengan agama

batas jangkowan dalam nya kolbu

  tulisan ahli kudalami pusaka alam ku hayati  ulasan pakar  ku pahami

misteri tak terjangkow  akal  rahasia  pencipta  alam

karena nya  kuputuskan mendengar kan suara hati iman dan taqwa

menjadi bekal memahami makna kehidupan menyandarkan wahyu ilahi memberi  arti paling hakiki

Hidup tak sebatas apa yang hendak dipegang

Waktu yang terlewatkan, ada saat yang terabaikan

Hanya nafas mendesah angin debu tak bisa dikejar

Bukankah setiap kisah kehidupan adalah lembaran yang telah tergambar

Tak tahu aku, hanya sisa waktu yang kupunya

Mungkin pula ada yang duka dan suka mengiringi

Dan mungkin akan menambah suatu cerita

Tak tahu aku, mungkin hanya sekilas asa cinta tapi begitu berarti pada diriku sampai nanti


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.