Detak-detik waktu kunantikan
Membesarkan hati dalam perantauan langkah kaki
Memejamkan pekat malam dan bintang jauh di sana
Aku ingin mengenang masalaluku, aku ingin berbagi cerita duka dan cita
Kukenang semua dengan harapan sama
Hanya kata menebarkan senyum dan geli dari wajahku
Bertahun aku hanya impikan semua itu
Sepi malam tanpa rasa, terkilas semua kisah dulu
Rongga dada mengembang ingin terbang pada masalalu
Sekedar ingin temui rindu, mengenang semua itu
Berkumpul mengingat batas-batas asa, canda, dan tawa
Rindu ini bergejolak sepanjang hari
Cepatkanlah langkah akhir penantian ini
Didalam hati yang terdalam telah membuat keraguan akan kata hati
Sehingga wajarlah semua itu dialami dan bukan berarti membuat selamanya terpaku sepi
cinta itu hanya diangan dan selamanya takkan berubah
Sedih rasanya untuk mengenang segalanya, karena semua hanya sebatas dan tanpa kasih
Hanya diriku yang merasa paling terhina, sempat juga rasakan perihnya cinta
Bagaikan mati rasa sesal yang membuat resah dan duka
Karena cinta mememdamkan asa dan rasa selalu saja dibiarkan tanpa arah
Dan terjadilah saat yang membuat asa jadi patah dan merangkaikan suatu tragisnya kisah
Tapi waktu telah mengendapkan cinta itu, yang ingin kudekap
Cinta itu telah mendapatkan tempat saling ucapkan janji suci bahtera hidup
Sungguh mendalam cinta itu, kupendam dihatiku terdalam
Yang mungkin tiba saat waktunya, akan kuucapkan